Tulisan 5 - Dia, Insan Istimewa
Saat berpisah menjelang tiba
Terasa pedih untuk meninggalkannya
Walau perkenalan hanya seketika
Terasa seperti seabad bersamanya
Dahulu dijadikan bahan senda
Bergurau kononnya aku diminatinya
Kini terbalik pula jadinya
Aku sendiri yang menyukainya
Sungguh aku tidak menyangka
Bagaimana dan sejak bila
Perasaan aneh itu menjelma
Walaupun jauh jarak usia
Terpukau aku dengan tubuhnya
Terpikat aku dengan senyumannya
Tertarik aku kepada peribadinya
Tertawan aku dengan perwatakannya
Setiap kali ternampak dirinya
Nafas sesak, dada bergelora
Setiap kali dapat bersamanya
Riang hati tidak terkira
Namun dirinya sudah berpunya
Sudah beristeri, sudah berkeluarga
Terpaksalah aku melupakan dirinya
Berusaha mengkikis rindu terhadapnya
Setiap ketika berada disampingnya
Setiap saat berbual dengannya
Setiap satu pemberian darinya
Segalanya akan dikenang selamanya
Walau tidak mungkin bersama
Bersyukur aku kepada takdir-Nya
Berpeluang aku dengan izin-Nya
Mengenali dia, insan istimewa
Nur Intan
080602
Terasa pedih untuk meninggalkannya
Walau perkenalan hanya seketika
Terasa seperti seabad bersamanya
Dahulu dijadikan bahan senda
Bergurau kononnya aku diminatinya
Kini terbalik pula jadinya
Aku sendiri yang menyukainya
Sungguh aku tidak menyangka
Bagaimana dan sejak bila
Perasaan aneh itu menjelma
Walaupun jauh jarak usia
Terpukau aku dengan tubuhnya
Terpikat aku dengan senyumannya
Tertarik aku kepada peribadinya
Tertawan aku dengan perwatakannya
Setiap kali ternampak dirinya
Nafas sesak, dada bergelora
Setiap kali dapat bersamanya
Riang hati tidak terkira
Namun dirinya sudah berpunya
Sudah beristeri, sudah berkeluarga
Terpaksalah aku melupakan dirinya
Berusaha mengkikis rindu terhadapnya
Setiap ketika berada disampingnya
Setiap saat berbual dengannya
Setiap satu pemberian darinya
Segalanya akan dikenang selamanya
Walau tidak mungkin bersama
Bersyukur aku kepada takdir-Nya
Berpeluang aku dengan izin-Nya
Mengenali dia, insan istimewa
Nur Intan
080602


0 Comments:
Post a Comment
<< Home